Jumat, 21 November 2008

Masih Merah di Ufuk Barat - Dimanapun kesadaran

Dimanapun kesadaran

Segera sadari diri. Dimana pun kita berada dan kapan saja waktunya, diri harus “mawas”, mawas diri. Meng adulah kepada hanya Allah; jangan kepada yang lain. Minta tolong lah kepada Allah. Jangan kepada yang lain. Murnikan ibadah [98:5]. Jangan sampai hilang kesadaran. Sadari sesadar-sadarnya bahwa lawan diri adalah setan. Diri selalu sadar, setan lari terbirit-birit. Yang diredai Allah yang dilakukan. Setan pasti benci. Ia terus maju. Jangan beri setan masuk. Sesungguhnya daya setan itu hanyalah terhadap orang-orang yang mau menjadi pengikutnya dan orang – orang yang mempersekutukannya (setan) dengan Allah [16:100]. Yang tak diredai-Nya dilakukan, berarti diri telah menghilangkan kesadaran. Jangan hilangkan kesadaran Atau kalau sedang kehilangan kesadaran, istighfar. Mohon ampunan Allah. Sesungguhnya setan tak ada daya nya atas orang-orang yang beriman dan bertawakal kepada Allah [ 16:99 ]. Sekali lagi semua bi idznillah. Dengan izin Allah. Ketaqwaan kepada Nya lah sebagai filternya. Tingkatkan keimanan. Ini penting disadari. Warabithu.

Tidak ada komentar: