Takutlah kepada Allah. Patuhi ketentuan Allah bila mau selamat. Selamat dihari tiada akhir. Sekali lagi selamatkan diri. Camkan diri. Obey Allah and His Rasool.saw
Faad ’ullaaha Serulah Allah saja So invoke Allah mukhlishiyna lahuddiina dengan beribadah ikhlas hanya kepada Nya with sincere devotion to Him (whorship none but Him) wa lau karihal kafiruun walau si kapir tak menyukainya however much the un believers may dislike it [al Mukmin:14].
Perlu disitir kembali apa yang diperingatkan Allah kepada kita semua: “Yaa baniyy aadama laa yaftinannakumusy syaythaanu kamaaa akhraja abawaykum minaljannati yanzi’u ‘anhumaa libaa sahumaa liyuriya humaa saw aatihimaa innahuu yaraakum huwa wa qabii luhuu min haytsu laa taraw nahum innaa ja’alnaasy syayaathiyna awliyaaa a lilladziyna laa yukminuun” Hai Anak Adam. Janganlah kamu dapat ditipu setan Ia telah mengeluarkan ibu bapakmu dari syorga. Dicabutnya pakaian keduanya agar ia memperlihatkan aurat mereka. Sesungguh ia dan kroninya melihat mu. Kamu tak melihat mereka. Sungguh Kami menjadikan setan pimpinan bagi yang tidak beriman [7:27]
Mari dipilah ayat diatas [A’raf: 27]
- Yang diseru Allah anak Adam. So semuanya, termasuk anda yang membaca.
- Jangan kamu dapat ditipu setan. Ini butuh kesadaran. Kesadaran pegang peranan; top one. Alhamdulillah kita diingatkan!
- Setan mengeluarkan ibu bapakmu dari sorga. Ini gambaran manusia mudah diperdaya. Mudah digoda. Mudah kena tipu daya. So, haati hati dengan case ini.
- Dicabutnya pakaian keduanya. Ditelanjangi nya nenek moyang semua kita. (Mkb: Ditanggaino sarawa nenek moyang awak) Ia permalukan manusia. Ndak ado malu nan samalu tuu doh. Setan yang suka membuka aib orang. Manusia bersetan juga. Itu kelihaian setan dalam berbuat. So, itu sebabnya setan telah menjadi musuh bebuyutan semua kita.
- Agar ia memperlihatkan aurat mereka. Jadi ini peringatan keras. Supaya aurat tidak terbuka sembarangan. Sekarang hal ini yang sangat mengerikan. Sangat memalukan. Ikut mode? Waw !!!
- Ia dan kroninya melihat kamu. Setan makhluk halus. Ia melihat manusia. Kroninya, manusia yang kesetanan melihat juga. Mereka melihat celah dimana lawannya dapat dihantamnya dalam keadaan tidak mawas. So, mawas dirilah selalu. Waraabitu [3 : 200]. Mawas dirilah. Waspada lah terhadap setan agar jangan sampai terpedaya. Jangan sampai masuk perangkap setan; sehingga menjadi kesetanan
- Kemudian bagian ini untuk 43:62 [(:“Wa laa yashuddannakumusy syaithaan dan janganlah kamu dirintangi setan Let not shaitan mislead you innahuu lakum ‘aduw wummubiyn sesungguhnya setan itu musuhmu yang nyata for he is your open enemy]. Benar sekali, sesungguh nya setan itu musuhmu yang nyata. Jadi setan bukan kawan. Benar-benar lawan.
- So, amat bodoh sekali orang yang menjadikan setan sebagai kawan. Ia tak tau dan cuek terhadap peringatan Allah . Itulah orang yang hanya mementingkan dunia. Mati ia, habis perkara. Tutup buku. Hanya itulah manusianya.
- Manusia yang sadar tidak mau dirintangi setan. Senjata pamungkas nya? : Yaa kesadaran, mawas diri, berlindung hanya kepada Allah wahdah; tak pada yang lain.
- Hanya orang-orang yang sesat yang mau mengikuti setan; mengikuti jalan setan
Wa laa tulquw biaydiy kum ilattahlukah. Dan jangan ceburkan dirimu kedalam kebinasaan do not cast yourselves into destruction by your own hands. Wa ahsinuu Berbuat baiklah, Be charitable. innallaha yuhibbul muhsiniyn Allah mengasihi orang yang berbuat baik Allah loves those who are charitable [2:195]
Jadilah mukhlis (al mukhlashiyn) [38 : 83] & [15:40]
Inna ‘ibaadiy laisalaka ‘alaihim sulthaanun Sesungguhnya hamba-hambaku tidak akan ada dayamu (hai setan) untuk menyesatkan mereka you will not have any authority over My devotees illaa kecuali except manit taba’aka minalghaawiyn yang mau mengikutimu, yaitu yang sesat those misguided ones who follow you [15 : 42]
So, jangan ikuti setan. Renungkan isi 15:42. Selamatkan diri. Jelas Firman Allah diatas: manit taba’aka minalghaawiyn (a) yang mau mengikuti setan, yaitu orang yang sesat
Tidak ada komentar:
Posting Komentar